Berita Hindu Nusantara Sosok

PEMDA GIANYAR DUKUNG PELANTIKAN APHB: TEKANKAN KONTRIBUSI PEMUDA HINDU DALAM MEMBANGUN GIANYAR AMAN

Perubahan pesat terjadi di Bali dan khususnya Kabupaten Gianyar sebagai daerah seni dan budaya dengan berbagai dinamika terjadi  ditengah perubahan tersebut. Tentunya sangat berkaitan secara langsung terhadap keberadaan yowana atau pemuda Hindu Gianyar. Penguatan jati diri dan pergerakan menjadi kunci agar pemuda Hindu di Gianyar bisa tetap mempertahankan budaya serta kearifan lokalnya.

Jumat (25/07/2023), Pengurus Kabupaten Aliansi Pemuda Hindu Bali Gianyar (PK APHB Gianyar) menggelar Pelantikan ke-2 periode 2022-2025 yang dirangkaikan Seminar Pergerakan Pemuda yang bertemakan “Tantangan Pemuda Hindu Masa Kini” bertempat di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar.  Pelantikan PK APHB Gianyar mendapat banyak dukungan dari Bupati Gianyar yang diwakili oleh Asisten III Pemda Gianyar, Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD, Kepala Kandepag Gianyar, Kadis Kebudayaan Gianyar, MDA, PHDI, dll, serta hadir undangan dari unsur Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dari KNPI Gianyar, Karang Taruna, Jegeg Bagus Gianyar, dan sebagainya.

Pelantikan yang sekaligus seminar ini menghadirkan pembicara I Komang Agus Widiantara, S.Sos., M.I.Kom selaku ketua Acarya Media Nusantara dan I Wayan Suartika, S.Ag., M.Ag selaku penasehat PP APHB.

Ketua Umum PP APHB, Gde Wikan Pradnya Dana, mengharapkan melalui pembentukan dan pelantikan sayap APHB di kabupaten Gianyar periode 2023-2026 ini, dapat menjadi wadah peran keaktifan pemuda Hindu Gianyar untuk berbuat lebih banyak lagi, bagi Kabupaten Badung. “Ini seperti dalam petikan kakawin Niti Sastra bait 10 wirama sardula wikridita. Terjemahannya ‘Singalah yang menjaga hutan itu, hutan jugalah yang menjaga singa itu selalu, bila singa dan hutan tidak rukun, sama-sama bertengkar maka akan mendekat pada kehancuran. Artinya PK APHB Gianyar harus siap bersinergi dengan pemerintah dan siapapun untuk sama-sama membangun SDM Hindu yang unggul, dari Kabupaten Gianyar untuk Pulau Dewata,” ungkapnya

BACA JUGA:  Ribuan Umat Hindu Tampilkan Pesona Budaya Hindu Bali Dalam Festival Budaya II PHDI Konawe Selatan
Undangan Pelantikan PK APHB Gianyar
Undangan Pelantikan PK APHB Gianyar

Sambutan Bupati Gianyar dalam hal ini diwakili oleh Asisten III Pemda Gianyar sangat menyambut baik dibentuk dan dilantiknya APHB Kabupaten Gianyar, “Saya berharap kepengurusan Aliansi Pemuda Hindu Bali Kabupaten Gianyar yang baru ini agar tetap melakukan sinergi dengan pemerintah Kabupaten Gianyar dalam rangka mewujudkan program Aman untuk Gianyar,  dari Gianyar bersama membangun Bali, dengan mengedepankan kearifan lokal yang berbasiskan agama Hindu yang kita cintai,”ujarnya.

Ketua PK APHB Gianyar I Wayan Degus Jaya, S.S., S.Pd atau yang akrab disapa Degus mengatakan setelah APHB Gianyar dilantik akan segera bersinergi, berkomunikasi dengan pihak terkait yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan agama, pendidikan, sosial dan budaya. “Pertama kami akan segera Raker menentukan Program dan setelah itu kami akan segera bergerak bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Gianyar, Kementerian Agama Gianyar, PHDI, dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di wilayah Gianyar,”ujarnya.

Diakhir kegiatan, Degus Ketua PK APHB Gianyar menyatakan “Saya mengucapkan  terimakasih banyak kepada Pemerintah Gianyar atas segala fasilitas dan support yang diberikan, Ketua DPRD, Sekretaris DPRD, serta Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, Kementerian Agama Gianyar, PHDI, MDA dan kepada pihak-pihak yang telah mensupport kegiatan pelantikan ini,”tutupnya.

Redaksi MH 1
Author: Redaksi MH 1

Melek Hindu merupakan situs online yang memiliki misi untuk pengembangan literasi Hindu di Indonesia. Selain menyampaikan beragam informasi atas keberadaan Hindu yang multikultur di Nusantara, melek Hindu memberikan perspektif dan gagasan mengenai Kehinduan yang lebih kontekstual dan dinamis.

Melek Hindu merupakan situs online yang memiliki misi untuk pengembangan literasi Hindu di Indonesia. Selain menyampaikan beragam informasi atas keberadaan Hindu yang multikultur di Nusantara, melek Hindu memberikan perspektif dan gagasan mengenai Kehinduan yang lebih kontekstual dan dinamis.