Berita

Kembangkan Konten Hindu Digital, LDD PHDI Sultra Laksanakan Penilaian Lomba Cipta dan Baca Puisi Serta Cerita Keagamaan Hindu

Kendari, Kamis (10/08/23) pagi hingga sore tadi dilakukan penilaian 2 Lomba Digital yang diselenggarakan Lembaga Dharma Duta (LDD) Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sulawesi Tenggara Tahun 2023. Ada Lomba Cerita Keagamaan Hindu Digital dan Lomba Cipta dan Baca Puisi Keagamaan Hindu Digital. Kedua lomba ini telah dilaunching bulan Mei 2023, serta telah rilis di YouTube Dharma Duta sejak awal Juni 2023.

Bertempat di Gedung Bhisma Sekretariat Lembaga Keagamaan Hindu Sultra, Kompleks Pura Penataran Agung Jagadhita Kendari, Tim LDD PHDI Sultra melaksanakan penilaian, yang didampingi juga oleh Pembimas Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara.

Ketua LDD PHDI Sultra, Pande Kadek Juliana menyampaikan, antusias peserta kedua lomba cukup banyak. Namun, dalam segi kualitas gambar/video masih banyak yang belum memperhatikan dengan baik tata pengambilan video yang bagus untuk sebuah konten digital.

“Lomba Cerita Keagamaan Hindu jumlah pesertanya 53 orang, dan untuk lomba Cipta dan Baca Puisi Keagamaan Hindu ada 48 orang peserta. Lomba Digital ini baru pertama kali diselenggarakan oleh LDD Sultra, dan partisipasi siswa tingkat dasar dan menengah cukup bagus,” tuturnya.

“Kebanyakan peserta dalam membuat video konten Digital ini masih seadanya. Belum digarap dengan teknik-teknik perekaman yang baik. Sehingga audio dan visualnya banyak yang kurang bagus, goyang videonya, suara bising kendaraan dan lainnya. Karena diambil tidak menggunakan tripod, juga tidak menggunakan mikrofon,” sampainya.

“Ya, maklum kita baru memulai, nanti setelah ini, LDD akan lakukan workshop pembuatan konten edukasi digital Keagamaan Hindu di beberapa daerah, untuk menyambung sambut minat generasi muda Hindu di Sultra dalam membuat konten digital keagamaan,” imbuhnya.

Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Sulawesi Tenggara, I Komang Sukeyasa menyambut baik kegiatan ini, dan mengapresiasi adanya semangat LDD dalam melaksanakan lomba digital keagamaan ini.

BACA JUGA:  PEMDA GIANYAR DUKUNG PELANTIKAN APHB: TEKANKAN KONTRIBUSI PEMUDA HINDU DALAM MEMBANGUN GIANYAR AMAN

“Di era revolusi industri 4.0 ini, mau tidak mau generasi muda kita tidak akan bisa lepas dari teknologi digital, yaitu smartphone. Dari umur balita, anak-anak, remaja, dewasa, bahkan orangtua semua pegang smartphone. Media sosial menjadi sasaran utama yang dibuka di hp. Maka pemenuhan konten digital keagamaan Hindu di media sosial sangat penting dilakukan sekarang, mengingat membendung konten negatif di dunia maya sangat susah,” cetusnya.

“Era Disrupsi, perubahan prilaku kebiasaan masyarakat yang dulunya mencari literasi di buku, kitab, lontar, kini mereka membuka laman Google, melalui internet. Maka kita wajib mengisi media ini dengan informasi-informasi yang benar. Jangan sampai menyesatkan. Maka upaya LDD ini sangat baik,” pesan mantan Kasi Bimas Hindu Kemenag Kabupaten Konawe Selatan ini.

Kejuaraan yang awalnya diumumkan di awal hanya mencari juara I, II, dan III, kini juga akan diambil harapan I, II, dan III. Ditambah masing-masing Juara Favorit pilihan pemirsa YouTube Dharma Duta. Hal ini untuk mengapresiasi peserta yang jumlahnya cukup banyak dan usaha mereka dalam membagikan setiap video lomba untuk ditonton pemirsa di dunia maya.

Untuk pengumuman pemenang lomba akan dibagikan melalui video di YouTube Dharma Duta, pada hari raya Kuningan ini.

Redaksi MH 1
Author: Redaksi MH 1

Melek Hindu merupakan situs online yang memiliki misi untuk pengembangan literasi Hindu di Indonesia. Selain menyampaikan beragam informasi atas keberadaan Hindu yang multikultur di Nusantara, melek Hindu memberikan perspektif dan gagasan mengenai Kehinduan yang lebih kontekstual dan dinamis.

Melek Hindu merupakan situs online yang memiliki misi untuk pengembangan literasi Hindu di Indonesia. Selain menyampaikan beragam informasi atas keberadaan Hindu yang multikultur di Nusantara, melek Hindu memberikan perspektif dan gagasan mengenai Kehinduan yang lebih kontekstual dan dinamis.